background

Thursday, July 16, 2015

Demi Cinta

Beberapa hari ini, hati bagai teriris menapaki kembali perjalanan cinta yang penuh liku dan bercabang. Letih rasa hati mencoba merilis ulang, penggalan-pengalan kisah di masa lalu. Setiap potongan kisah yang disusun, malah membuat dada serasa sesak. Tak tersangkakan, ternyata banyak tabir yang terbuka justru ketika semua menjadi sangat terlambat. Andai waktu bisa di ulang kembali. Pasti rasa akan kutata lebih sederhana. Namun tidak menyisakan luka, tidak menderitakan, tidak pula melarakan.

 Maafkan aku cinta, telah kusia-siakan kau…

Tuesday, July 14, 2015

Mengenangmu

 
 
Mengenangmu, menyakitkanku.
dulu berwujud indah,
tapi jarak, ruang dan waktu telah merampas,
rajutan janji terkoyak bersama mimpi yang usai.
 
Ku hanya sekedar mengenangmu,
di separuh perjalanan,
kita pernah menjadikan hujan berpelangi,
lalu malam melukis nama kita di langit yang hitam
 
Hanya sejenak, sebelum selamanya,
aku mengenangmu dalam penantian tak bertepi,
di sela rindu yang hadir, kuharap terselip namamu,
agar dapat ku kenang kau dengan senyum, walau hati perih.
 
Dan saat kenangan terulang,
kita telah melangkah di jalan yang berbeda,
kasih kita sangat rapuh terasa,
aku hanya bisa memandangmu, tanpa sanggup berharap lagi.
 
sebegitu takutkah kita melalui rintangan cinta,
lalu menyerah pada kenyataan “cinta tak selamanya memiliki”

Monday, June 15, 2015

Hujan dan Penyesalan



Ketika gerimis hadir,


Adalah nyanyian rindu sang kekasih. Rintiknya lukiskan pelangi hati. Memberi warna pada sambutan cinta terbalas. Hari-hari tak lagi sekedar hitam dan putih.

Gerimis berganti hujan,

Tetesnya suburkan bunga setaman. Dalam kecupan, helai-helai mahkota luruh dalam pelukan. Tinggal kelopak penyangga penyesalan.

Badai datang menghujam,


Gemuruh lunturkan harapan tergenggam. Cinta tak lagi mulus tak lagi tulus. Ketika nafsu berselimut rayu. Tinggal tangisan tersisa di sudut kamar.

(…cintailah cinta dengan bijak, karena cinta tak pernah menyakiti…)

Tuesday, January 13, 2015

I.COM ( Bukan Sekedar Komunitas )

Membuka catatan kenangan masa lalu sewaktu masih duduk di bangku SMK Jakarta, cerita tentang sebuah persahabatan. Persahabatan yg sering menyuguhkan beberapa cobaan, persahabatan yg tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi. Tak banyak kenangan yang masih tersisa dalam ingatan, kenangan yg teringat dalam ingatan adalah momentum kebersamaan yang terjalin indah di masa-masa sekolah. Maka terbentuklah sebuah kelompok yang diberi nama I.COM, sebuah Organisasi kerohanian sekaligus kelompok remaja pencari identitas diri.

Namanya juga sebuah komunitas, baik kecil maupun besar pasti akan mempunyai cerita. Bisa sedih, bisa bahagia, bisa bermuatan persahabatan sejati, bisa juga menimbulkan benih cinta, atau bisa berakhir begitu saja. I.COM pun tak lepas dari nuansa suka dan duka, harmonisasi antara tawa dan air mata, telah menjadikan komunitas ini menjadi kian dewasa dimasanya. Tiada hari tanpa saling sapa, saling lempar senyum, sampai saling lempar kertas bekaspun pernah terjadi. Nuansanya lebih pada rasa bahagia dan membahagiakan.

Tak terasa 3 tahun telah berlalu , satu persatu teman hilang ditelan waktu dan segudang aktifitas baru.
Ya waktu tak selamanya berpihak pada kebersamaan , ada saat dimana mereka lebih menyibukan diri dengan teman barunya , ada saatnya juga dimana rasa cinta ikut bicara . dalam kadar tertentu tentu saja menjadi bumbu penyedap yang menggairahkan . Tapi pada saat terhipnotis kata " love is blind" maka arti persahabatan menjadi nomor dua di bawah sang cinta .

Hampir saja persahabatan ini hancur karena wanita . andai saja betul ada rasa yang tersembunyi diantara anggota , sebenarnya sah sah saja. Tapi sampai tulisan ini dibuat, hanya beberapa anggota yang menyatakan diri terkena panah asmara ataupun melepaskan panah asmara pada wanita yang sama . Ya cinta segitiga telah melanda diantara anggota . haha.. atau cinta segi empat atau segilima . Entahlah bibir bisa bicara lain untuk menutupi rasa, tapi hati tak mungkin bisa berdusta.

Cinta itu membuat rasa gamang dan bercabang, antara nilai nilai persahabatan dibandingkan dengan rasa cinta yang diberi judul "atas nama masa depan". sebuah pilihan yang tidak mengenakkan, karena vonis harus jatuh pada satu bagian. PERSAHABATAN atau CINTA ?

Tapi alhamdulillah persahabatan rupanya menang untuk sesaat , komunitas ini pun masih terjaga hingga kini walau fitnah wanita telah melanda, bahkan ukhuwah kami pun semakin erat . Terima kasih sahabat, karenamu lah aku mengerti arti kedewasaan . Tatkala ku hampir jatuh , kau paut aku dengan mutiara katamu, tatkala ku hampir terlena, kau kejutkanku dari mimpi yang panjang .


"semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang bisa mendapatkannya"

                                                       :: Nikmat yang paling
                                                     berharga sesudah nikmat
                                                      Iman dan Islam, adalah
                                                  memiliki sahabat yang soleh.
                                                                jika kamu
                                                   mendapati kewujudan kasih
                                                         sayang antara kamu
                                                           dengannya, maka
                                                               peganglah ia
                                                          bersungguh-sungguh ::

                                                     - Saidina Umar Al Khattab -

Tuesday, October 21, 2014

Susah


susah sekali melupakanmu, mungkin karena rindu sudah memenuhi jantungku, turut mengalir bersama darah, menyusur  nadi dan denyut rasa.

pernah kucampakkan berkali-kali, biar rasa jadi hambar, biar raga tak lagi gemetar, ketika tak sengaja orang menyebut namamu.

beri aku sejenak waktu, untuk melihat cacat cintamu, agar hati tak lagi berat, untuk ucapkan selamat tinggal.

semakin kuberpikir tentangmu, semakin sulit kau pergi dari hatiku. padahal pikirku tentang penghianatan cinta, tentang cara mencampakkanmu.

rasa cinta ini membuatku susah, karena cintamu melekat, tak mau pergi, tak mau migrasi ke lain hati.ya sudah, kuterima saja cintamu. dari pada aku jadi susah…….

Friday, September 5, 2014

Itu Cinta ( Burung Hud Hud )


Ketika burung hud hud dikasih tahu sejawatnya kalau dia mau dihukum sama Sulaiman karena gak hadir rapat akbar, dia malah senang.
Sejawatnya ngingetin bahwa dia mesti ngasih alasan yang kuat sebelum melapor, biar gak dihajar.
 
Eh si hud hud gak terlalu peduli. dia bilang begini, "Sulaiman adalah orang yang kucinta, raja di bumi. Aku tak peduli ia marah padaku atau tidak. Dia sadar aku tak hadir pada rapat itu adalah pujian yang membuatku rela mati berkali kali di tangannya"

Itu cinta.

Tuesday, September 2, 2014

Dilupakan Lebih Menyakitkan

"Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat kepada seseorang?"
"Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apa pun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan ulang tahunmu. Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan, sekadar untuk diingat."

-kutipan dari buku galaksi khinanti-

Dalam sebuah percintaan, janganlah kamu sesali perpisahan tetapi sesalilah pertemuan. Karena tanpa pertemuan tidak akan ada perpisahan. Menikahlah dengan orang yang lebih mencintai diri kita daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada menikahi orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai diri kita karena adalah lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain.

Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.

Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.