background
Monday, June 15, 2015
Hujan dan Penyesalan
Ketika gerimis hadir,
Adalah nyanyian rindu sang kekasih. Rintiknya lukiskan pelangi hati. Memberi warna pada sambutan cinta terbalas. Hari-hari tak lagi sekedar hitam dan putih.
Gerimis berganti hujan,
Tetesnya suburkan bunga setaman. Dalam kecupan, helai-helai mahkota luruh dalam pelukan. Tinggal kelopak penyangga penyesalan.
Badai datang menghujam,
Gemuruh lunturkan harapan tergenggam. Cinta tak lagi mulus tak lagi tulus. Ketika nafsu berselimut rayu. Tinggal tangisan tersisa di sudut kamar.
(…cintailah cinta dengan bijak, karena cinta tak pernah menyakiti…)
Subscribe to:
Posts (Atom)
