background

Sunday, June 23, 2019

Bambang yang Ditinggalkan

Selamat milad Nandaa, Semoga cita cita mu jadi apoteker dan punya apotek sendiri terwujud yaa. aamiin ... https://www.youtube.com/watch?v=CFyxpUMHFlQ

Monday, February 29, 2016

Tanpa Gambar

Hari ini ...
Kenangan datang lagi.
Kadang aku merasa benci
saat kenangan datang.

kadang aku berfikir,
adakah ini hukuman.
Atau ini sebenarnya ujian ?

Kadang kadang aku berharap
kita akan berjumpa.
Tapi Alhamdulillah,
Allah tidak menakdirkan itu,
karena aku tak tau,
apa reaksiku ketika itu.

Mengapa begitu susah
melupakan?
padahal,
Engkau tidak didepan mata,
tidak juga berjumpa hari hari,
bukan juga siapa siapa.

Still,
Sudah masuk 2016, pergilah ..
jangan kembali ..




Thursday, July 30, 2015

Filosofi Hedgehog

Hari itu, adalah musim salju yang paling ekstrim di Kanada. Banyak binatang yang mati akibat rasa dingin yang teramat sangat.

Di suatu daerah, tinggal sekelompok Hedgehog (sejenis landak). Mereka memutuskan untuk tinggal secara berkelompok di dalam sebuah gua, agar tetap hangat. Mereka mendekatkan diri satu sama lain. Namun ketika mulai berdekatan, duri-duri mereka melukai teman-teman terdekat mereka.

Setelah beberapa saat, mereka pun memutuskan untuk menjaga jarak satu sama lainnya. Akibatnya, mereka mulai merasakan dingin yang membeku, dan akhirnya terancam mati. Jadi mereka harus memutuskan: menerima duri-duri temannya, atau mati!


Secara bijaksana, mereka memutuskan untuk kembali bersatu. Mereka pun belajar untuk hidup dengan luka-luka kecil akibat jarak yang sangat dekat dengan sahabat-sahabatnya supaya dapat merasakan kehangatan. Cara inilah yang membuat mereka akhirnya selamat dan bisa bertahan hidup.

Pesan cerita ini:
Hubungan yang terbaik dalam hidup ini bukanlah hubungan yang membawa orang-orang yang sempurna dalam kelompok. Tetapi ketika semua individu belajar hidup dengan ketidaksempurnaan orang lain, serta mampu “mengapresiasi” semua kehangatan yang diberikan oleh teman-temannya.

Hal inilah yang membuat hidup kita menjadi lebih “hidup” (bermakna) & “mampu bertahan” dalam situasi atau lingkungan yang ekstrim sekalipun.


Sumber :  http://iphincow.com/2014/02/09/filosofi-hedgehog/

Wednesday, July 29, 2015

Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu


Di sebuah taman, terdapat taman bunga mawar yang sedang berbunga. Mawar-mawar itu mengeluarkan aroma yang sangat harum. Dengan warna-warni yang cantik, banyak orang yang berhenti untuk memuji sang mawar. Tidak sedikit pengunjung taman meluangkan waktu untuk berfoto di depan atau di samping taman mawar. Bunga mawar memang memiliki daya tarik yang menawan, semua orang suka mawar, itulah salah satu lambang cinta.

Sementara itu, di sisi lain taman, ada sekelompok pohon bambu yang tampak membosankan. Dari hari ke hari, bentuk pohon bambu yang begitu saja, tidak ada bunga yang mekar atau aroma wangi yang disukai banyak orang. Tidak ada orang yang memuji pohon bambu. Tidak ada orang yang mau berfoto di samping pohon bambu. Maka tak heran jika pohon bambu selalu cemburu saat melihat taman mawar dikerumuni banyak orang.

“Hai bunga mawar,” ujar sang bambu pada suatu hari. “Tahukah kau, aku selalu ingin sepertimu. Berbunga dengan indah, memiliki aroma yang harum, selalu dipuji cantik dan menjadi saksi cinta manusia yang indah,” lanjut sang bambu dengan nada sedih.
Mawar yang mendengar hal itu tersenyum, “Terima kasih atas pujian dan kejujuranmu, bambu,” ujarnya. “Tapi tahukah kau, aku sebenarnya iri denganmu,”
Sang bambu keheranan, dia tidak tahu apa yang membuat mawar iri dengannya. Tidak ada satupun bagian dari bambu yang lebih indah dari mawar. “Aneh sekali, mengapa kau iri denganku?”
“Tentu saja aku iri denganmu. Coba lihat, kau punya batang yang sangat kuat, saat badai datang, kau tetap bertahan, tidak goyah sedikitpun,” ujar sang mawar. “Sedangkan aku dan teman-temanku, kami sangat rapuh, kena angin sedikit saja, kelopak kami akan lepas, hidup kami sangat singkat,” tambah sang mawar dengan nada sedih.

Bambu baru sadar bahwa dia punya kekuatan. Kekuatan yang dia anggap biasa saja ternyata bisa mengagumkan di mata sang mawar. “Tapi mawar, kamu selalu dicari orang. Kamu selalu menjadi hiasan rumah yang cantik, atau menjadi hiasan rambut para gadis,”
Sang mawar kembali tersenyum, “Kamu benar bambu, aku sering dipakai sebagai hiasan dan dicari orang, tapi tahukah kamu, aku akan layu beberapa hari kemudian, tidak seperti kamu,”
Bambu kembali bingung, “Aku tidak mengerti,”
“Ah bambu..” ujar mawar sambil menggeleng, “Kamu tahu, manusia sering menggunakan dirimu sebagai alat untuk mengalirkan air. Kamu sangat berguna bagi tumbuhan yang lain. Dengan air yang mengalir pada tubuhmu, kamu menghidupkan banyak tanaman,” lanjut sang mawar. “Aku jadi heran, dengan manfaat sebesar itu, seharusnya kamu bahagia, bukan iri padaku,”
Bambu mengangguk, dia baru sadar bahwa selama ini, dia telah bermanfaat untuk tanaman lain. Walaupun pujian itu lebih sering ditujukan untuk mawar, sesungguhnya bambu juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan bunga cantik itu. Sejak percakapan dengan mawar, sang bambu tidak lagi merenungi nasibnya, dia senang mengetahui kekuatan dan manfaat yang bisa diberikan untuk makhluk lain.
Daripada menghabiskan tenaga dengan iri pada orang lain, lebih baik bersyukur atas kemampuan diri sendiri, apalagi jika berguna untuk orang lain. [Vemale]

Tuesday, July 28, 2015

Kalah

Sedikit renungan, semoga bermanfaat :) bacanya pelan-pelan ya biar gak  keselek :p



Apakah daun yang gugur dari pohon merasa dikalahkan oleh angin?

Apakah orang yang bertahun-tahun mempersiapkan diri mendaki gunung tertinggi merasa terkalahkan saat mendapati puncak gunung itu ternyata diselimuti awan gelap?

Apakah seorang pemuda yang ditolak lamarannya akan mengatakan cinta itu tak ada?

Apakah musim kemarau harus mempertahankan kekuasaaannya agar tak digantikan oleh musim hujan?

Apakah rumput harus menolak dimakan oleh rusa yang kemudian menjadi mangsa singa?

Itulah siklus alam. Tidak ada kekalahan atau kemenangan.
Yang ada hanyalah PERGERAKAN.
Jangan putus asa saat masa sulit.
Jangan terlena di saat kemenangan.

[Paulo Coelho]

“Hari ini anda gagal, belum tentu besok akan gagal lagi, tiap buku memiliki halaman yang berbeda teman”


sumber : http://iphincow.com/2015/02/02/kalah/#more-1147

Monday, July 20, 2015

Dia Bukan Dia


wajahnya, cerminkan dia
senyumnya, semanis dia
gayanya, seperti dia
matanya, sebening mata dia

tapi,
 
ketika dia menyapa, mengucap salam
duh, suaranya tak seperti dia
ketika dia menyebut sebaris nama
duh, namanya bukan nama dia

yakinku, kini

Dia Bukan Dia
(pupus sudah harapan)

Thursday, July 16, 2015

Sujudku


Aku bersujud, tak lepas kening dari sajadah. terbentang dari saat kelahiran sampai ke liang kuburan hamba. entah berapa banyak air mata yang mengalir membasuhnya, entah berapa banyak doa yang terucap di atasnya. entah berapa harap yang tercurah memohon pertemuan denganMU.

Aku bersujud, tuk melarungkan rasa penat duniawi. mengadukan segala resah gundahku. mencairkan beban berat pundakku. menggerus rasa ego hatiku. memadamkan api amarah di dadaku. menghilangkan rasa benci bathinku. agar lapang hati ini ketika sajadah terlipat.

Aku bersujud, memangil namamu dalam dhikir yang panjang. dalam setiap helaan napasku. dalam setiap denyut nadiku. dalam setiap aliran darahku. dalam setiap langkahku. dalam setiap pikirku. agar mudahlah semua urusan yang kusanding.

Aku bersujud lagi, berdoa lagi. semoga kan kutemui Ramadhan di tahun depan.

( Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H )



by : Kenuzi