Beberapa hari ini, hati bagai teriris menapaki kembali perjalanan cinta
yang penuh liku dan bercabang. Letih rasa hati mencoba merilis ulang,
penggalan-pengalan kisah di masa lalu. Setiap potongan kisah yang
disusun, malah membuat dada serasa sesak. Tak tersangkakan, ternyata
banyak tabir yang terbuka justru ketika semua menjadi sangat terlambat.
Andai waktu bisa di ulang kembali. Pasti rasa akan kutata lebih
sederhana. Namun tidak menyisakan luka, tidak menderitakan, tidak pula
melarakan.
Maafkan aku cinta, telah kusia-siakan kau…
No comments:
Post a Comment